-, Febri juano (2025) TINJAUAN YURIDIS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN DILAKUKAN OLEH ANAK DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI BERDASARKAN STUDI PUTUSAN NOMOR 6/PID.SUS-ANAK/PN.TLK. Diploma thesis, Universitas Islam Kuantan Singingi.
SKRIPSI FULL FEBRI JUANO.pdf - Other
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
RINGKASAN SKRIPSI FEBRI JUANO.pdf - Other
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji permasalahan yang membahas kasus
pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh seorang anak di kabupaten kuantan
singingi. peristiwa terjadi pada 19 maret 2024 anak bersama rekannya mencuri sebuah
handphone oppo dan sebuah jam tangan di rumah kontrakan korban yusnita kasus ini
diadili oleh pengadilan teluk kuantan dengan di dampingi oleh penasihat hukum dan
pembimbing kemasyarakatan dalam penetepan hukuman sesuai undang-undang nomor
11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak.Penelitian terbagi menjadi dua
permasalahan utama: pertama, bagaimana penegakan hukum tindak pidana pencurian
terhadap anak berdasarkan studi putusan Nomor 6/Pid.Sus-Anak/2024/PN Tlk? Kedua,
bagaimana pertimbangan hakim terhadap pelaku tindak pidana pencurian yang dilakukan
oleh anak di bawah umur di Pengadilan Negeri Teluk Kuantan berdasarkan studi putusan
pengadilan? Penelitian ini menggunakan metode sosiologis dengan pendekatan empiris,
melihat langsung penerapan hukum di lapangan. Data dikumpulkan melalui studi putusan
Nomor 6/Pid.Sus-Anak/2024/PN Tlk, observasi di Kepolisian Polres Kuantan Singingi,
Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, dan Pengadilan Negeri Teluk Kuantan. Hasil
penelitian upaya penegakan hukum sudah berjalan dengan baik, baik dari segi
penyelidikan,penyidikan,penuntutan dan putusan hakim. dari 3 lembaga hukum tersebut
anak yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dikenakan dengan
pasal 363 ayat 2 KUHPidana sesuai dengan undang-undang 11 tahun 2012 tentang sistem
peradilan pidana anak.dalam kasus ini anak tidak dapat di diversi karena anak melakukan
tindak pidana pencurian secara berulang-ulang. menganalisis pertimbangan hakim dalam
menentukan putusan. Hakim juga mempertimbangkan dari unsur-unsur yuridis dan non
yuridis serta peraturan perundang-undangan yang lainnya yang bersangkutan. Hakim
juga mempertimbangkan alasan pemberatan oleh karena itu jumlah lamanya pidana yang
dijatuhkan oleh hakim terggolong ringan yakni kurungan penjara selama 4 bulan di
LPKA pekanbaru Analisis ini akan mencakup kesesuaian putusan dengan ketentuan
sistem peradilan pidana anak, kualifikasi perbuatan tindak pidana, dan dampak
pemberatan hukuman terhadap anak yang bersangkutan. Penelitian ini penting untuk
memahami implementasi hukum yang berkeadilan dan melindungi hak-hak anak dalam
sistem peradilan pidana di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penegakan Hukum, Pencurian,Anak |
| Subjects: | Ilmu Pengetahuan Sosial > hukum |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with email pustakauniks@gmail.com |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 04:05 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 04:05 |
| URI: | https://repository.uniks.ac.id/id/eprint/1278 |
