-, SYAIFUL DASIR (2025) TINJAUAN YURIDIS PEMENUHAN HAK MENDAPATKAN UPAH ATAU PREMI ATAS PEKERJAAN YANG DILAKUKAN OLEH WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB TELUK KUANTAN. Diploma thesis, Universitas Islam Kuantan Singingi.
skripsi full text SYAIFUL DASIR.pdf - Other
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
skripsi SYAIFUL DASIR Tanpa Analisa.pdf - Other
Download (1MB)
Abstract
Warga Binaan adalah terpidana yang sedang menjalani pidana penjara untuk
waktu tertentu dan seumur hidup atau terpidana mati yang sedang menunggu
pelaksanaan putusan, yang sedaang menjalani pembinaan di lembaga
pemasyarakatan. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 Tentang
Pemasyarakatan Pasal 9 Huruf j “Narapidana berhak mendapatkan jaminan
keselamatan kerja, upah atau premi hasil bekerja”. Rumusan masalah dalam
penelitian ini bagaimana pelaksanaan pemenuhan hak mendapatkan upah atau
premi atas pekerjaan yang dilakukan oleh warga binaan di Lembaga
Pemasyarakatan Kelas IIB Teluk Kuantan dan apa saja faktor penghambat
pelaksanaan pemenuhan hak mendapatkan upah atau premi atas pekerjaan yang
dilakukan oleh warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Teluk
Kuantan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pemenuhan hak
upah atau premi atas pekerjaan yang dilakukan oleh warga binaan di Lembaga
Pemasyarakatan Kelas IIB Teluk Kuantan dan untuk mengetahui faktor
penghambat pelaksanaan pemenuhan hak mendapatkan upah atau premi atas
pekerjaan yang dilakukan oleh warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas
IIB Teluk Kuantan. Jenis penelitian ini termasuk dalam golongan penelitian
sosiologis (empiris), jeni penelitian adalah Observational Research yakni dengan
cara survei dimana peneliti langsung turun kelapangan alat pengumpulan data
berupa wawancara dan sifat penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan
hasil pembahasan yang dilakukan oleh penulis dapat disimpulkan bahwa: 1.
Pelaksanaan pemenuhan hak mendapatkan upah atau premi atas pekerjaan yang
dilakukan oleh warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Teluk
Kuantan belum terlaksana dengan baik, masih terdapat penghambat dalam
pelaksanaannya. 2. Faktor penghambat pelaksanaan pemenuhan hak mendapatkan
upah atau premi atas pekerjaan yang dilakukan oleh warga binaan di Lembaga
Pemasyarakatan Kelas IIB Teluk Kuantan yaitu, tempat produksi batik yang
terlalu minim, ketersediaan bahan produksi membatik yang tidak selalu ada
dilingkungan yang dapat terjangkau (Teluk Kuantan), kurangnya promosi dan
pemasaran yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Teluk
Kuantan, adanya stigma sosial masyarakat terhadap kemampuan keterampilan
warga binaa dalam proses pembuatan batik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Warga Binaan, Pemenuhan Hak, Upah atau Premi |
| Subjects: | Ilmu Pengetahuan Sosial > hukum |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with email pustakauniks@gmail.com |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 02:51 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 02:51 |
| URI: | https://repository.uniks.ac.id/id/eprint/1294 |
