Search for collections on Repository UNIKS

ANALISIS URBAN WALKABILITY DI KOTA TELUK KUANTAN (STUDI KASUS: JALAN DIPONEGORO, JALAN ACHMAD YANI, DAN JALAN JENDERAL SUDIRMAN, KOTA TELUK KUANTAN)

-, ISNAINI PUTRI AZURA (2026) ANALISIS URBAN WALKABILITY DI KOTA TELUK KUANTAN (STUDI KASUS: JALAN DIPONEGORO, JALAN ACHMAD YANI, DAN JALAN JENDERAL SUDIRMAN, KOTA TELUK KUANTAN). Diploma thesis, Universitas Islam Kuantan Singingi.

[thumbnail of SKRIPSI_full text Isnaini Putri Azura.pdf] Text
SKRIPSI_full text Isnaini Putri Azura.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (7MB) | Request a copy
[thumbnail of SKRIPSI-TANPA-ANALISAIsnaini Putri Azura.pdf] Text
SKRIPSI-TANPA-ANALISAIsnaini Putri Azura.pdf - Other

Download (1MB)

Abstract

Berjalan kaki merupakan alternatif dari banyaknya permasalahan urban di masa
kini. berjalan kaki dapat mengurangi volume kendaraan bermotor sehingga
mengurangi kemacetan. Pusat kegiatan paling ramai di kunjungi di Kota Teluk
Kuantan adalah Jalan Diponegoro, Jalan Achmad Yani, dan Jalan Jenderal
Sudirman. Di area ini terdapat dua pusat keramaian utama yaitu Lapangan Limuno
sebagai area olahraga dan Taman Jalur sebagai area rekreasi dan wisata kuliner serta
venue (lokasi) dari event Nasional Pacu Jalur. Perkembangan pusat kegiatan ini
perlu diimbangi dengan kualitas kenyamanan berjalan kaki. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis tingkat urban walkability pada jalur pejalan kaki di Jalan
Diponegoro, Jalan Achmad Yani, dan Jalan Jenderal Sudirman di Teluk Kuantan.
Penelitian ini menggunakan metode observasi dan survey. Sedangkan analisis yang
digunakan berupa analisis Global Walkability Index (GWI) berdasarkan 9
parameter dalam menilai kualitas jalur pejalan kaki dan analisis deskriptif kualitatif
digunakan untuk mengkaji rekomendasi terkait pengembangan jalur pejalan kaki.
Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan kuesioner. Dengan
menggunakan snowball sampling, penelitian ini melibatkan 90 responden dalam
menilai tingkat walkability yang masing-masing segmen melibatkan 30 orang
responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi urban walkability pada ketiga ruas
jalan masih belum optimal. Jalan Diponegoro memperoleh skor 56, Jalan Achmad
Yani memperoleh skor 52, sedangkan Jalan Jenderal Sudirman memperoleh skor
51. Secara keseluruhan, ketiga ruas jalan memperoleh skor rata-rata 52 dan
termasuk dalam kategori Waiting to Walk. Permasalahan utama yang ditemukan
meliputi keterbatasan dan ketidakterhubungan jalur pejalan kaki, tidak tersedianya
fasilitas penyeberangan, hambatan berupa tiang, tempat sampah, pedagang, dan
elemen permanen lainnya, serta belum tersedianya fasilitas yang memadai bagi
penyandang disabilitas. Selain itu, aspek keselamatan penyeberangan dan
kelengkapan fasilitas pendukung juga masih perlu ditingkatkan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: urban walkability, jalur pejalan kaki, pejalan kaki, fasilitas penyeberangan.
Subjects: Kesenian & Rekreasi > Seni Perkotaan dan Lansekap
Divisions: Fakultas Teknik > Perencanaan Wilayah dan Kota
Depositing User: Unnamed user with email pustakauniks@gmail.com
Date Deposited: 16 Oct 2026 04:04
Last Modified: 16 Oct 2026 04:04
URI: https://repository.uniks.ac.id/id/eprint/1595

Actions (login required)

View Item
View Item