Search for collections on Repository UNIKS

SISTEM MONITORING HEWAN TERNAK BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) MENGGUNAKAN TELEGRAM

-, APRINALDI (2026) SISTEM MONITORING HEWAN TERNAK BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) MENGGUNAKAN TELEGRAM. Diploma thesis, Universitas Islam Kuantan Singingi.

[thumbnail of SKRIPSI FULL TEXT APRINALDI.pdf] Text
SKRIPSI FULL TEXT APRINALDI.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of RINGKASAN SKRIPSI APRINALDI.pdf] Text
RINGKASAN SKRIPSI APRINALDI.pdf - Other

Download (1MB)

Abstract

Sektor peternakan sapi di Kabupaten Kuantan Singingi hingga saat ini masih
didominasi oleh sistem penggembalaan lepas dan pengawasan manual, sehingga
rentan terhadap risiko kehilangan ternak akibat pencurian atau tersesat,
keterlambatan deteksi gangguan kesehatan, serta sulitnya pemantauan lokasi ternak
secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan
mengimplementasikan sistem monitoring hewan ternak sapi berbasis Internet of
Things (IoT) dengan memanfaatkan Telegram sebagai media notifikasi, yang
berfokus pada dua parameter utama yaitu pemantauan lokasi geografis
menggunakan modul GPS Neo-8M dan pemantauan suhu tubuh sapi menggunakan
sensor DS18B20 yang terintegrasi pada mikrokontroler ESP32.Metode penelitian
yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model
pengembangan prototype. Pengujian sistem dilakukan melalui Black Box Testing
terhadap sembilan skenario fungsional, pengujian akurasi sensor suhu DS18B20
dengan termometer referensi, pengujian akurasi modul GPS Neo-8M pada lima titik
lokasi di lapangan, serta pengujian waktu keterlambatan (delay) notifikasi
Telegram.Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sembilan skenario Black
Box Testing berhasil dilalui (tingkat keberhasilan 100%), sensor suhu DS18B20
menghasilkan rata-rata absolute error sebesar 0,061°C atau setara 0,158%, modul
GPS Neo-8M menghasilkan rata-rata deviasi jarak sebesar 30,12 meter terhadap
koordinat referensi, dan rata-rata delay pengiriman notifikasi Telegram adalah 2,48
detik. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan terbukti mampu memantau
lokasi dan suhu tubuh sapi secara akurat, responsif, dan real-time, sehingga dapat
membantu peternak di Kabupaten Kuantan Singingi dalam meminimalkan risiko
kehilangan ternak serta mendeteksi gangguan kesehatan sapi sejak dini.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Internet of Things, monitoring ternak sapi, ESP32, GPS Neo-8M, sensor DS18B20, Telegram Bot
Subjects: Ilmu komputer, informasi dan karya umum > Sistem Informasi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Informatika
Depositing User: Unnamed user with email pustakauniks@gmail.com
Date Deposited: 20 Oct 2026 03:11
Last Modified: 20 Oct 2026 03:11
URI: https://repository.uniks.ac.id/id/eprint/1640

Actions (login required)

View Item
View Item