-, MARISSA NUR SORMIN (2026) TINJAUAN YURIDIS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA SEBAGAI PENYEBAB DALAM PERCERAIAN (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 36/Pdt.G/2025/PA.Tlk). Diploma thesis, Universitas Islam Kuantan Singingi.
SKRIPSI FULL TEXT REVISI MARISA.pdf - Other
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Kekerasan dalam rumah tangga merupakan salah satu permasalahan yang sering
terjadi dalam kehidupan rumah tangga dan menjadi faktor utama terjadinya
perceraian, khususnya cerai gugat yang diajukan oleh pihak istri. Rumusan
masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pandangan hukum islam dan
hukum nasional terhadap kekerasan dalam rumah tangga sebagai penyebab
perceraian serta bagaimana pertimbangan hakim pada putusan cerai nomor
36/Pdt.G/2025/PA.Tlk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan
hukum Islam dan hukum nasional terhadap kekerasan dalam rumah tangga
sebagai penyebab perceraian serta mengetahui pertimbangan hakim pada putusan
cerai pada Putusan Nomor 36/Pdt.G/2025/PA.Tlk. Metode penelitian yang
digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-
undangan dan pendekatan kasus. Sumber data yang digunakan terdiri dari bahan
hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan
analisis putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan
dalam rumah tangga yang berupa kekerasan psikis dan penelantaran ekonomi
dapat dijadikan alasan sah dalam pengajuan cerai gugat berdasarkan Undang-
Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan, Sebagaimana telah diubah
dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan, Peraturan
Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975, Kompilasi Hukum Islam, dan Undang-Undang
Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
Dalam perspektif hukum Islam, perceraian diperbolehkan apabila tujuan
perkawinan untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah
sudah tidak dapat diwujudkan lagi serta mempertahankan rumah tangga justru
menimbulkan mudarat yang lebih besar. Pertimbangan hakim dalam perkara ini
didasarkan pada fakta persidangan, alat bukti, keterangan saksi, serta
pertimbangan yuridis, sosiologis, dan psikologis para pihak sehingga Majelis
Hakim mengabulkan gugatan cerai Penggugat karena rumah tangga para pihak
telah mengalami keretakan dan tidak dapat dipertahankan lagi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tinjauan Yuridis, Kekerasan, Rumah Tangga, Perceraian |
| Subjects: | Ilmu Pengetahuan Sosial > hukum |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with email pustakauniks@gmail.com |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 04:08 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 04:08 |
| URI: | https://repository.uniks.ac.id/id/eprint/1663 |
